Dosen UKJP Palopo dan IKB St. Fatimah Mamuju Raih Pendanaan DPPM Kemdiktisaintek untuk Penguatan Posyandu Lansia di Pinrang

$rows[judul]

Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan oleh tim dosen Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo bersama Institut Kesehatan dan Bisnis (IKB) St. Fatimah Mamuju melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Program yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026 tersebut berfokus pada peningkatan mutu pelayanan Posyandu Lansia di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.


Ketua tim pelaksana, Badriani Badawi, S.ST., M.Kes., menjelaskan bahwa program ini disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di lapangan. Menurutnya, Posyandu Harapan I Sengae Selatan masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan sarana pendukung hingga perlunya peningkatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kepada lansia.

"Kami berharap melalui kegiatan ini pelayanan Posyandu Lansia dapat menjadi lebih optimal, ramah bagi lansia, serta mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat lanjut usia secara lebih baik," ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama Juni hingga Agustus 2026 ini melibatkan kolaborasi dosen dari UKJP Palopo dan IKB St. Fatimah Mamuju, yakni Andi Hafidah, S.P., M.M., dan Irma, S.Farm., M.Kes.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam program tersebut, di antaranya pemeriksaan kesehatan dasar sebagai langkah deteksi dini penyakit tidak menular, pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kader, penguatan sistem pelayanan Posyandu, penyediaan fasilitas pendukung, serta pembenahan tata kelola organisasi Posyandu agar berjalan lebih efektif.

Selain itu, tim juga memberikan pendampingan kepada kader, memperkenalkan pemanfaatan teknologi kesehatan sederhana, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan keberlanjutan program setelah kegiatan berakhir.

Program PKM ini memperoleh sambutan positif dari berbagai pihak. Bidan Penanggung Jawab Posyandu Harapan I, Sunarti, Amd.Keb., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat yang signifikan karena mampu meningkatkan kemampuan kader sekaligus kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Desa Mattiro Ade, Rustan Sali, M.M. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat desa dan menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan para lansia.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Leppangang, Jamaluddin, SKM., menilai kegiatan PKM ini mendukung program pelayanan kesehatan lansia berbasis masyarakat yang selama ini dikembangkan oleh pihak puskesmas.

Melalui pendampingan yang dilakukan, tim PKM berharap Posyandu Harapan I dapat berkembang menjadi model pelayanan lansia yang dapat dijadikan contoh bagi posyandu lain di tingkat desa.

"Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat merupakan kunci untuk menghadirkan pelayanan Posyandu Lansia yang semakin berkualitas dan berkelanjutan," tutup Badriani.


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)