Makassar – Transformasi digital layanan kesehatan di Kota Makassar menunjukkan kemajuan pesat sejak diterapkannya Rekam Medis Elektronik (RME) Medion pada 31 Puskesmas sejak tahun 2025. Aplikasi RME Medion terbukti menjadi solusi terbaik bagi Puskesmas dalam meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi administrasi, serta integrasi data kesehatan nasional melalui platform SATUSEHAT.
Sejak awal implementasi, RME Medion langsung digunakan secara aktif oleh seluruh tenaga kesehatan untuk mencatat berbagai layanan medis, mulai dari rawat jalan, rawat inap, farmasi, laboratorium, hingga tindakan medis lainnya. Dengan sistem yang modern, user-friendly, dan sesuai regulasi, RME Medion mampu menggantikan pencatatan manual yang selama ini memakan waktu dan berisiko kehilangan data.
Keunggulan utama RME Medion terletak pada keberhasilannya dalam mengirimkan data pelayanan kesehatan secara cepat, akurat, dan konsisten ke platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Capaian pengiriman data yang baik ini menjadikan Puskesmas di Kota Makassar sebagai contoh keberhasilan integrasi sistem informasi kesehatan berbasis digital.
Selain itu, RME Medion telah diimplementasikan sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait rekam medis elektronik. Standar keamanan data pasien, kelengkapan informasi medis, serta kemudahan akses menjadi prioritas utama dalam sistem ini, sehingga memberikan rasa aman bagi fasilitas kesehatan maupun masyarakat.
Hendra Pratama selaku Project Manager RME Medion yang dibantu oleh tim menyampaikan bahwa RME Medion dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan Puskesmas di Indonesia.
“RME Medion bukan hanya sekadar aplikasi rekam medis, tetapi merupakan solusi digital terbaik untuk Puskesmas. Sistem ini mempermudah pekerjaan tenaga kesehatan, mempercepat pelayanan pasien, serta memastikan seluruh data terintegrasi dengan SATUSEHAT secara optimal. Hasil di Kota Makassar membuktikan bahwa RME Medion mampu diimplementasikan dengan sangat baik,” ungkapnya.
Para tenaga kesehatan di Puskesmas juga mengakui bahwa penggunaan RME Medion membuat alur pelayanan menjadi lebih efisien. Proses pencatatan lebih cepat, antrean pasien dapat dikelola dengan baik, serta riwayat kesehatan pasien dapat diakses kapan saja secara lengkap dan terintegrasi.
Keberhasilan implementasi RME Medion di 31 Puskesmas Kota Makassar menjadi bukti nyata bahwa aplikasi ini merupakan pilihan terbaik dalam mendukung digitalisasi layanan kesehatan tingkat pertama. Selain meningkatkan mutu pelayanan, sistem ini juga membantu pemerintah dalam memantau dan merencanakan kebijakan kesehatan berbasis data yang akurat.
Ke depan, RME Medion akan terus dikembangkan dengan berbagai fitur inovatif untuk mendukung kebutuhan Puskesmas yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat peran teknologi dalam mewujudkan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.
Tulis Komentar