Palopo, 20 Juni 2026 – Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) sukses menyelenggarakan Seminar Internasional Hybrid dalam rangka memperingati 2 Dekade UKJP. Kegiatan yang mengusung tema “Synergy of Health Sciences and Social Humanities Based on Local Wisdom and Digital Innovation for Health” ini berlangsung di Aula UKJP Kampus 2 dan diikuti oleh akademisi, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai daerah.
Seminar internasional ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Kurnia Jaya Persada, Prof. drg. Mansjur Nasir, Ph.D., Sp.Ort. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi multidisiplin dan kerja sama internasional dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan global di era transformasi digital. Menurutnya, sinergi antara ilmu kesehatan, ilmu sosial humaniora, dan teknologi digital merupakan kunci dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pembina Yayasan Kurnia Kaya Persada, Dr. Hj. Nurhaenih Aziz, S.Kep., M.Kes., yang turut hadir bersama jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, dan mitra institusi. Kehadiran beliau menjadi wujud komitmen yayasan dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan jejaring internasional, serta pengembangan riset yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Seminar menghadirkan enam narasumber terkemuka dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Pakistan. Para pembicara yang berbagi gagasan dan pengalaman akademik dalam forum ini adalah:
1. Dr. Hj. Mardiana Ahmad, S.SiT., M.Keb. (Indonesia)
2. Assoc. Prof. Dr. Risma Haris, S.Si., M.Si. (Indonesia)
3. Assoc. Prof. Dr. Siti Reenah binti Maarof (Malaysia)
4. Prof. Dr. Khadizah Abd. Muin (Brunei Darussalam)
5. Prof. Dr. Abdul Sattar Sarand (Pakistan)
5. Prof. Veni Hadju, MD., MSc., Ph.D. (Indonesia)
Berbagai isu strategis dibahas dalam seminar ini, mulai dari penguatan sistem kesehatan berbasis teknologi digital, pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan sosial humaniora, pengembangan layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien, hingga pemanfaatan kearifan lokal sebagai fondasi inovasi kesehatan yang berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghasilkan solusi kesehatan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Perkembangan teknologi digital dinilai harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan budaya lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi baik secara luring maupun daring. Selain menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, seminar ini juga membuka peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Seminar Internasional ini, UKJP kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menghasilkan inovasi, memperkuat jejaring global, serta mendorong lahirnya solusi-solusi kesehatan yang berkelanjutan melalui perpaduan ilmu kesehatan, sosial humaniora, kearifan lokal, dan transformasi digital.
Tulis Komentar