Makassar — Transformasi digital pelayanan kesehatan semakin menjadi kebutuhan bagi Puskesmas di Indonesia. Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) tidak lagi sekadar menggantikan pencatatan manual, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang terintegrasi, cepat, efektif, dan berbasis data.
Di tengah semakin banyaknya pilihan sistem informasi kesehatan, pemilihan platform RME yang tepat menjadi hal penting bagi Puskesmas. RME Medion hadir sebagai salah satu solusi yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut, dengan menggabungkan pengelolaan pelayanan Puskesmas, integrasi sistem kesehatan nasional, hingga kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
Medion tidak hanya menempatkan RME sebagai aplikasi pencatatan rekam medis, tetapi mengembangkan sebuah ekosistem digital yang menghubungkan Puskesmas, tenaga kesehatan, pasien, BPJS Kesehatan, serta ekosistem SATUSEHAT.
Integrasi SATUSEHAT Menjadi Salah Satu Keunggulan
Salah satu capaian penting RME Medion adalah keberhasilannya melakukan integrasi dengan SATUSEHAT RME.
Dalam proses integrasi tersebut, RME Medion telah berhasil melakukan pengiriman sebanyak 19 resource ke ekosistem SATUSEHAT. Capaian ini menjadi bagian dari pengembangan interoperabilitas RME Medion agar data pelayanan kesehatan dapat diproses dan dikirimkan melalui mekanisme integrasi yang digunakan dalam ekosistem kesehatan nasional.
Integrasi dengan SATUSEHAT menjadi aspek penting bagi Puskesmas karena arah transformasi digital kesehatan nasional semakin menekankan keterhubungan data kesehatan antar-fasilitas pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, Puskesmas membutuhkan RME yang tidak hanya mampu mencatat pelayanan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan sistem kesehatan nasional.
Terhubung dengan Ekosistem BPJS dan MJKN
Selain SATUSEHAT, RME Medion juga dikembangkan untuk mendukung kebutuhan integrasi pelayanan JKN.
Integrasi dengan layanan BPJS, P-Care, Antrean Online, serta MJKN menjadi bagian dari ekosistem yang dapat membantu Puskesmas dalam mengelola alur pelayanan pasien.
Kehadiran integrasi tersebut memungkinkan proses pelayanan menjadi lebih terhubung, mulai dari proses pendaftaran dan antrean hingga pelayanan pasien.
Hal ini menjadi semakin penting karena masyarakat kini mengharapkan layanan kesehatan yang lebih praktis dan tidak berbelit-belit.
Medion.Hub, Menghubungkan Puskesmas dengan Pasien
Salah satu pembeda yang dikembangkan dalam ekosistem Medion adalah Medion.Hub.
Jika RME berfungsi sebagai pusat pengelolaan pelayanan di dalam fasilitas kesehatan, Medion.Hub hadir dari sisi masyarakat sebagai kanal layanan digital.
Melalui Medion.Hub, masyarakat dapat mengambil antrean dan melakukan booking layanan di fasilitas kesehatan yang telah menggunakan layanan tersebut.
Dengan konsep tersebut, hubungan antara Puskesmas dan pasien tidak hanya dimulai ketika pasien tiba di loket pendaftaran. Proses pelayanan dapat dimulai lebih awal melalui kanal digital.
Pendekatan ini memberikan peluang bagi Puskesmas untuk meningkatkan pengalaman pasien sekaligus membantu mengelola kedatangan pasien secara lebih terstruktur.
Mendukung Kebutuhan Pelayanan Puskesmas
RME Medion dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan operasional Puskesmas, mulai dari pendaftaran, antrean, pelayanan dokter, pelayanan perawat, farmasi, laboratorium, hingga pencatatan rekam medis.
Sistem juga dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan program pelayanan kesehatan primer dan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Dengan pendekatan tersebut, Puskesmas tidak hanya mendapatkan aplikasi rekam medis, tetapi sebuah sistem yang dapat dikembangkan mengikuti kebutuhan pelayanan dan kebijakan kesehatan.
RME Bukan Sekadar Aplikasi
Pemilihan RME untuk Puskesmas seharusnya tidak hanya berdasarkan tampilan aplikasi atau jumlah menu yang tersedia.
Ada sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan, antara lain kemampuan integrasi, keamanan data, interoperabilitas, kemudahan penggunaan, dukungan teknis, kemampuan pengembangan, serta kesesuaian dengan kebutuhan pelayanan Puskesmas.
Medion mencoba menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan ekosistem.
Puskesmas mendapatkan sistem RME, sementara pasien mendapatkan akses layanan digital melalui Medion.Hub. Pada sisi integrasi, sistem dikembangkan agar dapat terhubung dengan berbagai ekosistem kesehatan yang dibutuhkan.
Pilihan RME untuk Puskesmas
Dengan berbagai kemampuan tersebut, RME Medion hadir sebagai salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan Puskesmas dalam melakukan transformasi digital pelayanan kesehatan.
Keberhasilan integrasi dengan SATUSEHAT RME dan pengiriman 19 resource menjadi salah satu milestone dalam perjalanan pengembangan Medion. Sementara integrasi layanan BPJS, MJKN, antrean digital, ILP, farmasi, dashboard, serta Medion.Hub memperluas fungsi Medion dari sekadar sistem rekam medis menjadi ekosistem pelayanan kesehatan digital.
Bagi Puskesmas yang sedang mencari atau melakukan evaluasi terhadap sistem RME, Medion dapat menjadi pilihan untuk membangun pelayanan yang lebih terintegrasi, terdigitalisasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Karena RME terbaik bukan hanya tentang seberapa banyak fitur yang dimiliki, tetapi tentang seberapa baik sistem tersebut mampu mendukung pelayanan, menghubungkan data, mempermudah tenaga kesehatan, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat.
Medion hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
RME Medion — Menghubungkan Pelayanan, Data, dan Pasien dalam Satu Ekosistem Digital.
Tulis Komentar