Makassar — Transformasi digital kesehatan di Indonesia memasuki fase baru dengan semakin luasnya penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang terintegrasi dengan ekosistem SATUSEHAT. Sejalan dengan arah transformasi digital kesehatan nasional, RME Medion berhasil melakukan integrasi dengan SATUSEHAT RME melalui pengiriman 19 resource rekam medis elektronik.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam pengembangan RME Medion, khususnya dalam mendukung interoperabilitas data kesehatan antara sistem informasi fasilitas pelayanan kesehatan dengan platform kesehatan nasional.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebelumnya telah meluncurkan SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan. Melalui SATUSEHAT RME, data kesehatan pasien diharapkan dapat terhubung secara berkesinambungan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dalam satu ekosistem nasional.
Dalam implementasinya, RME Medion telah berhasil melakukan proses integrasi dan mengirimkan 19 resource ke SATUSEHAT. Capaian ini menunjukkan bahwa sistem RME Medion telah memiliki kemampuan interoperabilitas untuk mengirimkan data rekam medis sesuai mekanisme integrasi yang digunakan dalam ekosistem SATUSEHAT.
19 Resource Menjadi Bagian Penting Integrasi
Pengiriman 19 resource merupakan bagian dari proses pertukaran data antara RME Medion dan SATUSEHAT Platform. Setiap resource merepresentasikan struktur data kesehatan tertentu yang diperlukan dalam membangun rekam medis elektronik yang terintegrasi.
Keberhasilan pengiriman tersebut menjadi salah satu milestone dalam pengembangan RME Medion karena proses integrasi tidak hanya membutuhkan kemampuan aplikasi dalam mencatat data pelayanan, tetapi juga kemampuan sistem untuk mengubah dan mengirimkan data dalam format yang dapat dipertukarkan dengan sistem kesehatan nasional.
SATUSEHAT Platform sendiri menggunakan standar interoperabilitas global HL7 FHIR dalam pertukaran data kesehatan. Platform tersebut dikembangkan Kementerian Kesehatan sebagai penghubung berbagai sistem informasi kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
RME Medion Siap Mendukung Ekosistem SATUSEHAT
Keberhasilan integrasi dengan SATUSEHAT menjadi langkah penting bagi RME Medion dalam mendukung fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan sistem rekam medis elektronik sekaligus memiliki kemampuan interoperabilitas dengan ekosistem kesehatan nasional.
RME Medion dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pelayanan di fasilitas kesehatan, khususnya fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti Puskesmas dan Klinik Pratama.
Dengan kemampuan integrasi tersebut, data pelayanan yang dicatat melalui sistem RME Medion dapat diproses untuk dikirimkan ke ekosistem SATUSEHAT sesuai kebutuhan integrasi yang diterapkan.
Capaian ini juga memperkuat komitmen Medion dalam menghadirkan sistem RME yang tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi pencatatan pelayanan, tetapi juga mampu terhubung dengan platform kesehatan nasional.
Mendukung Rekam Medis Pasien yang Berkesinambungan
Kehadiran SATUSEHAT RME diarahkan untuk mengubah pola penyimpanan data kesehatan yang sebelumnya terpisah berdasarkan fasilitas kesehatan menjadi ekosistem data yang berbasis pada individu. Dengan demikian, riwayat kesehatan pasien dapat tersedia secara berkesinambungan ketika pasien mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan yang berbeda, sesuai kewenangan dan persetujuan akses.
Konsep tersebut menjadi bagian penting dalam transformasi layanan kesehatan karena tenaga kesehatan dapat memperoleh informasi medis yang lebih lengkap ketika dibutuhkan, sementara pasien mendapatkan manfaat dari rekam medis yang semakin terhubung.
Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa data yang terintegrasi dapat mencakup berbagai informasi pelayanan, antara lain diagnosis, hasil laboratorium, obat, tindakan medis, tanda vital, hingga radiologi.
Langkah Awal Menuju Integrasi yang Lebih Luas
Bagi RME Medion, keberhasilan pengiriman 19 resource ke SATUSEHAT bukan menjadi akhir dari proses pengembangan, melainkan menjadi bagian dari perjalanan menuju sistem RME yang semakin terintegrasi.
Tim pengembang RME Medion akan terus melakukan pengujian, penyempurnaan, dan pengembangan terhadap kemampuan interoperabilitas sistem agar dapat memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan serta perkembangan ekosistem digital kesehatan nasional.
Integrasi dengan SATUSEHAT juga menjadi bagian dari komitmen Medion untuk membantu fasilitas kesehatan memasuki era pelayanan kesehatan berbasis data dan teknologi.
Dengan berhasilnya integrasi dan pengiriman 19 resource, RME Medion semakin memperkuat posisinya sebagai sistem rekam medis elektronik yang dikembangkan untuk mendukung kebutuhan digitalisasi pelayanan kesehatan sekaligus terhubung dengan ekosistem kesehatan nasional.
Ke depan, Medion akan terus mengembangkan teknologi dan layanan digitalnya untuk mendukung Puskesmas, Klinik Pratama, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam menghadirkan pelayanan yang semakin terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Tulis Komentar