0859 3384 3322

Memperingati World cancer day 2026

$rows[judul]

Makassar — Dalam rangka memperingati World Cancer Day 2026, Makassar Cancer Care Community (MCCC) dengan dukungan UICC (Union for International Cancer Control) menyelenggarakan kampanye publik edukatif dan budaya bertajuk “United by Unique Voices”, Kamis (29 Januari 2026), di Museum La Galigo, Benteng Fort Rotterdam, Makassar.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Hj. Melinda Aksa Munafri, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar. Dalam sambutannya, Hj. Melinda menekankan pentingnya kolaborasi antara komunitas, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap kanker.


Laporan kegiatan disampaikan oleh Prof. Nurlina Subair, M.Si, yang menyampaikan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang edukasi dan empati publik dengan menghadirkan suara para penyintas kanker sebagai bagian penting dari proses pembelajaran sosial.


“Suara penyintas bukan hanya cerita personal, tetapi juga kekuatan edukasi publik. Dari kisah mereka, masyarakat belajar tentang ketangguhan, harapan, dan pentingnya deteksi serta dukungan sejak dini,” ujar Prof. Nurlina.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh para dokter Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, yang tergabung dalam tim Prof. Dr. Upik Miskad, Ph.D. Kehadiran para akademisi dan klinisi ini memperkuat pesan edukatif acara, khususnya terkait pentingnya diagnosis dini dan peran patologi dalam penanganan kanker.


Rangkaian kegiatan meliputi Pameran Foto dan Audio-Visual (Kisah Penyintas Kanker), Talk Show Interaktif bersama dokter, penyintas, dan relawan, serta Tutur Inspiratif yang mengangkat pengalaman hidup dan perjuangan para penyintas kanker di Makassar.


Selain diikuti secara langsung oleh masyarakat, kegiatan ini juga disiarkan secara live melalui TikTok dan Instagram @mks.cancercarecommunity, sehingga menjangkau audiens yang lebih luas dan membuka ruang partisipasi publik secara daring.


Melalui momentum World Cancer Day, Makassar Cancer Care Community menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kampanye yang menggabungkan edukasi kesehatan, pendekatan budaya, dan penguatan komunitas, dengan pesan utama bahwa kanker bukan hanya persoalan medis, melainkan isu kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian bersama.

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)