Membedah Pendekatan Desain Ruang KomersialCivitas Akademika Arsitektur UGEM Hadiri DKA Session

$rows[judul]

Civitas akademika Program Studi Arsitektur Universitas Graha Edukasi (UGEM) Makassar turut mengambil bagian dalam gelaran sharing session bertajuk DKA Session: "Bicara Karya: Ruang Komersial", yang berlangsung di Ruang ON 20, Lantai 20, Aston Hotel & Convention Center Makassar, Kamis (1/10/2026).

Acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 20.00 WITA tersebut merupakan bagian dari rangkaian Road to DUMA Karya Awards 2026. Forum diskusi ini menjadi ruang temu dinamis antara akademisi, praktisi, serta mahasiswa untuk menguliti tantangan, fungsi, dan nilai estetika dalam perancangan arsitektur komersial masa kini.

Kehadiran jajaran dosen dan mahasiswa Arsitektur UGEM menegaskan komitmen kampus dalam memperluas wawasan praktis serta merespons dinamika industri perancangan yang kian berkembang pesat di Indonesia, khususnya di kawasan timur.

DKA Session menghadirkan tiga praktisi arsitektur terkemuka yang membagikan rekam jejak serta sudut pandang berbeda dalam merancang ruang komersial. Ikhsan Hamiru dari MIV Architects membuka diskusi dengan menekankan pentingnya adaptabilitas dan penciptaan pengalaman spasial (spatial experience) yang kuat agar sebuah bangunan komersial tidak sekadar menjadi tempat bertransaksi, tetapi juga memiliki daya pikat visual yang memikat pengunjung. Sementara itu, Clifford Sutedjo dari Spasi Architects menyoroti efisiensi tata ruang yang responsif terhadap karakter tapak (site context), di mana keseimbangan antara fungsi komersial, efisiensi operasional, dan nilai ekonomi harus berjalan selaras tanpa mengorbankan kualitas estetika. Melengkapi kedua pandangan tersebut, Muhammad Karyadi dari KMA Studio membawa pendekatan yang lebih eksploratif melalui narasi desain dan olah material, menunjukkan bagaimana keberanian memanfaatkan elemen lokal dan fungsi yang progresif mampu melahirkan karakter ruang komersial yang unik sekaligus beridentitas kuat.


Sinergi Akademisi dan Industri

Keikutsertaan civitas akademika Arsitektur Unigres Makassar dalam ajang ini menjadi jembatan penting dalam memperkecil jarak antara teori akademis di ruang kuliah dan realitas praktik di lapangan.

Ketua Program Studi Arsitektur UGEM, Ar. Endah Ciptaning Puspitasari, ST., MT., IAI menyampaikan bahwa diskusi interaktif seperti ini memberikan wawasan berharga bagi para mahasiswa untuk memahami fleksibilitas dan kompleksitas perancangan bangunan komersial— mulai dari aspek regulasi, kenyamanan pengguna, hingga strategi bisnis pendukungnya.

Kegiatan yang ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif ini menjadi penanda makin hangatnya iklim diskusi arsitektur di Kota Makassar

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)